Selasa, 08 Juni 2010

Penggurunan Bertambah Parah di Amazon Brazil

Sebanyak 103,5 kilometer persegi hutan hujan hilang pada Maret dan April di wilayah Amazon Brazil, kira-kira seukuran kota Paris, demikian satu laporan baru.
Lembaga Penelitian Ruang Nasional (Inpe) mengatakan dalam satu laporan, Senin, penggurunan di Amazon Brazil meningkat sebanyak 95 persen dari tahun ke tahun selama masa itu.
Menurut Inpe, negara bagian Mato Grosso melaporkan jumlah penggurunan paling tinggi pada Maret dan April. Negara bagian tersebut kehilangan 76,4 kilometer persegi hutan hujan, atau 79 persen dari seluruh penggurunan yang terjadi.
Situasi sesungguhnya bisa jadi lebih parah lagi, karena para insinyur hanya dapat mengamati 54 persen dari seluruh hutan Amazon Brazil pada Maret dan 56 persen pada April.
Bagian lain wilayah tersebut tertutup awan akibat musim hujan.

Akhirnya, Surya Keluar dari Israel


Seorang relawan asal Indonesia, Surya Fachrizal dari Sahabat Al Aqsa, berhasil dikeluarkan dari Israel ke Amman, Minggu (6/6/2010) atas kerja sama Kedutaan Besar RI di Amman, Jordania dengan pemerintah Jordania.
Sebelumnya, Surya, yang menderita luka tembak akibat serangan pasukan komando Israel terhadap konvoi kapal kebebasan, dirawat di RS Rambam, Haifa City, Israel, sejak 31 Mei kemarin. "Surya sukses menjalankan operasi untuk pengeluaran peluru di RS Rambam, Haifa City, Israel," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada Kompas.com di Jakarta, Minggu.
Selanjutnya, ia menambahkah, Surya akan dirawat di Royal Medical Services (King Hussein Medical Center), Amman, dengan pendampingan penuh KBRI Amman dan dua orang relawan Sahabat Al Aqsa lainnya, Dzikrullah Wisnu Pramudya dan Santi Soekanto.
Saat ini, selain tiga orang relawan Sahabat Al Aqsa, ada empat orang relawan asal Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang masih berada di Amman. Mereka adalah Nur Fitri Moeslim Taher, Arief Rachman, Abdillah Onim, Nur Ikhwan Abadi.
Mereka semua kini ditampung di wisma KBRI di Amman. Sementara itu, Empat orang relawan Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (Kispa) yang turut serta dalam konvoi kapal kemanusiaan Mavi Marmara yaitu H. Ferry Nur, Muhendri Muchtar, Hardjito Warno, Okvianto Baharuddin, serta satu orang jurnalis TVOne, Muhammad Yasin, dijadwalkan tiba kembali di Jakarta melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta, Senin