Rabu, 12 Mei 2010

Cemari Lingkungan, Warga Minta Pabrik Ditutup


Karawang: Ratusan warga dua desa berunjuk rasa di Kantor Bupati Karawang, Jawa Barat, Rabu (12/5), mendesak agar PT KPSS ditutup. Pasalnya, keberadaan pabrik yang memproduksi baja ini merugikan mereka mulai dari bising mesin hingga asap pabrik yang menggangu pernapasan.

Warga menilai pihak pabrik bersikap cuek terhadap warga. Sejak didirikan beberapa tahun lalu, pabrik tidak perna menanggapi keluhan warga. Asap dibuang bebas tanpa penyaringan. Debu asap terus mengepul bebas ke udara sehingga mengotori lingkungan.

Demonstrasi ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya warga berunjuk rasa di lokasi pabrik. Tapi pihak pabrik tidak pernah menuruti permintaan warga atas dampak pencemaran. Keluhan ini juga sempat dilaporkan ke pemerintah daerah setempat. Namun pemkab terkesan tutup mata.

Pakai Sepatu yang Sama Selama 4 Tahun


Murid ini menepati janjinya. Empat tahun lalu, di Tampa, AS, seorang siswa baru mengatakan kepada guru bahasa Spanyolnya bahwa dia akan mengenakan sepasang sepatu yang sama hingga dia lulus.

Ketika hari hujan, murid itu selalu membungkus sepatunya dengan kantong plastik. Empat tahun berlalu dan Ben Hedblom menepati janjinya. Dia terus mengenakan sepatu yang sama setiap hari hingga kelulusannya bulan depan.

Gurunya mungkin harus mencukur rambut dan alisnya jika Hedblom berhasil menepati janjinya. Kapten tim sepak bola berusia 17 tahun itu mengatakan, taruhan empat tahun lalu itu hanyalah canda semata.

Hedblom mengatakan, taruhan itu membuatnya percaya diri dan tidak khawatir akan persepsi orang lain mengenai sepatunya itu. Tindakan Hedblom bahkan membawa inspirasi kakak kelasnya untuk membuat sebuah proyek yang intinya mengetahui psikologi di balik persepsi.

Sebenarnya, sang guru bahasa Spanyol itu, Adrian Antonini, meninggalkan sekolah itu tidak lama setelah taruhan dibuat. Dia bahkan tidak ingat telah membuat taruhan itu, tetapi dia mengatakan mungkin akan memperlihatkan dia mencukur rambutnya hingga plontos melalui web camera agar Hedblom dapat melihatnya