Selasa, 15 Juni 2010

Kasus Luna - Ariel Tak Pengaruhi Penjualan Produk Unilever

Wajah Luna Maya nampaknya tidak akan bisa dijumpai kembali dalam iklan sabun Lux lagi. Pasalnya kontrak antara PT. Unilever dengan dirinya sudah habis. Habisnya masa kontrak yang hampir bersamaan dengan munculnya kasus video mesum mirip Luna dan Ariel jelas mengundang tanda tanya. Namun, Maria Dewantini Dwiyanto, Head of Corporation Communications of PT Univeler, menyatakan bahwa kedua hal tersebut tak berkaitan.

Wajah Luna Maya nampaknya tidak akan bisa dijumpai kembali dalam iklan sabun Lux lagi. Pasalnya kontrak antara PT. Unilever dengan dirinya sudah habis. Habisnya masa kontrak yang hampir bersamaan dengan munculnya kasus video mesum mirip Luna dan Ariel jelas mengundang tanda tanya.
Namun, Maria Dewantini Dwiyanto, Head of Corporation Communications of PT Univeler, menyatakan bahwa kedua hal tersebut tak berkaitan.
"Sifat kontraknya per tahun, bisa diperpanjang tiap tahunnya. Jadi tidak ditentukan berapa lama kontraknya, tergantung talent itu masih disukai konsumen atau ga," ungkapnya kala ditemui di Graha Unilever, Jakarta Selatan, Senin (14/06). Sedang untuk iklan yang menampilkan Luna dan Ariel, Maria mengungkapkan bahwa iklan tersebut telah habis masa tayangnya sampai pertengahan Juni.
"Dengan atau tanpa kasus ini versi couple ini emang udah habis masa penayangannya. Dan akan dilanjutkan dengan versi lainnya," imbuhnya.
Pemutusan kontrak ini akhirnya diambil karena dirasa tak lagi menguntungkan kedua belah pihak. "Kan Luna sendiri disibukkan oleh kasus ini, yang sudah di tangan polisi. Dan dia pasti masih sibuk, bagaimana untuk mengklarifikasi. Sedangkan dari pihak Lux dengan adanya kasus ini pasti kami ga bisa optimal memanfaatkan Luna sebagai duta lux," tuturnya.
Pemutusan kerja sama ini dirasa sebagai jalan terbaik untuk kedua belah pihak. Pihak Unilever pun segera meminta Luna untuk mengundurkan diri. "Dan itu emang yang diajukan pihaknya, untuk mengundurkan diri," tambahnya lagi.
Berhentinya Luna sebagai ambassador Lux, diakui Maria, tak banyak berpengaruh pada penjualan. "Kalau dari segi penjualan sampai sekarang alhamdulillah tidak ada efeknya," ujarnya. Pemutusan kontrak ini, ditegaskan Maria, adalah bukti bahwa Unilever selalu menekankan semua dutanya untuk menjaga citra diri.
"Pihak unilever pasti tekankan untuk semua duta untuk menjaga imej dan pentingnya mereka menjaga reputasi sama citra diri. Dan itu dituangkan secara resmi dalam kontrak," pungkasnya.

 

Cara Efektif Turunkan Beran Badan 5 kg

 Agar makin cepat mendapat proporsi bentuk tubuh ideal yang diinginkan, ajaklah teman saat berolahraga atau berdiet. Manfaat melakukannya secara berkelompok lebih berhasil daripada jika Anda melakukannya seorang diri.
Hasil penelitian terbaru terhadap 3000 wanita mengungkap lebih dari setengah wanita mengakui berhasil menurunkan berat badan hingga lima kilo saat berdiet sehat bersama pasangan selama sebulan. Tetapi, seperlima yang melakukannya sendiri hanya mampu menurunkan setengah kilo.
Tujuh dari sepuluh wanita mengatakan memperoleh hasil olahraga lebih efektif bersama teman daripada sendiri. Sebanyak 61 persen mengatakan hampir mustahil mengumpulkan energi untuk latihan sendiri. Namun, proporsi olahraga yang sama seperti berenang dan jogging bersama teman atau pasangan membuat olahraga lebih berhasil.
Sian Lewis, wakil perusahaan asuransi yang melakukan survei mengatakan olahraga bersama menumbuhkan antusiasme yang tidak ditemukan saat orang melakukannya sendiri.
"Lebih mudah bersantai daripada berolahraga jika Anda hanya sendiri. Tetapi, teman adalah motivator terbaik untuk menjaga kesehatan dan berat badan tetap ideal," katanya seperti dikutip dari Daily Mail.

Namun, tidak semua hal yang dilakukan bersama bernilai positif. Wanita cenderung saling bersaing dalam hal fashion dan saat membeli pakaian. Sepertiga wanita selalu membeli baju sendiri atau riasan untuk olahraga daripada bersama teman. "Wanita selalu ingin terlihat cantik di pusat kebugaran, cafe, atau di tempat kerja. Mereka tak ingin disaingi dan mau terlihat glamor di mana saja."

FPI Ancam Sweeping Rumah Luna Maya

Front Pembela Islam (FPI) geram melihat peredaran video mesum mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari. FPI mengancam akan melakukan sweeping di kediaman Luna.
"Kita akan sweeping, datangi rumah Luna Maya. Luna Maya pernah melecehkan FPI, ya jangan main-main sama FPI. Kita lihat saja nanti," ujar Ketua DPD FPI DKI Habib Salim Umar Alatas, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (14/6/2010).
FPI hari ini datang ke Polda Metro Jaya untuk mendesak agar kasus video porno artis ini segera diusut tuntas. Mereka ingin agar ketiga artis tersebut segera ditahan.
"Kita meminta Kapolda dan Kapolri untuk menangkap dan menahan Ariel, Luna dan artis porno yang videonya beredar yang dapat merusak moral bangsa. Kita melihat mereka sebagai bom moral, yang bisa memakan korban jutaan orang," ujar Habib Salim.
FPI tidak mau tahu dalih artis tersebut bahwa video yang beredar merupakan koleksi pribadi, dan bukan mereka yang menyebarkan.
"Itu pertanyaan kita, kenapa koleksi pribadi bisa tersebar? Itu harus dipertanyakan. Itu adalah keteledoran pribadi. Saya minta Kapolda dan Kapolri untuk menangkap pelaku, pengedar dan penonton," tegasnya.
Habib Salim sedikit berang ketika disebutkan bahwa Ariel hanya sebagai korban dari peredaran video tersebut.
"Korban bagaimana? Ini sudah besar kasusnya, sampai di desa-desa, sampai tukang ojek pun tahu," ketusnya.

Senin, 14 Juni 2010

Warga RI Asal Timtim Mohon Atensi Pemerintah

Puluhan ribu warga Indonesia asal Timor Timur yang tersebar dari Atambua, Kupang dan berbagai pelosok Provinsi Nusa Tenggara Timur bahkan ke beberapa provinsi minta atensi Pemerintah atas nasibnya yang mayoritas berada di bawah garis kemiskinan.
"Sejak gelombang awal para pengungsi lari dari Timor Timur (kini berubah jadi Timor Leste), kami dijanjikan mendapatkan tempat tinggal layak huni, fasilitas pendidikan yang memadai bagi anak-anak dan pelayanan kesehatan serta pekerjaan yang sesuai," kata salah satu pimpinan warga RI eks pengungsi dari Timor Timur (Timtim), Robby Dikurtis Korinus, melalui hubungan telepon seluler, di Jakarta, Minggu.
Tapi dalam kenyataan, katanya, mayoritas penduduk terlunta-lunta.
Pihaknya juga pernah mengadu kepada Komisi I dan Komisi II DPR RI periode sebelumnya, tetapi menurutnya, hingga kini belum ada atensi serius.
"Kami ini prointegrasi dan cinta `Merah Putih` asli. Harta benda bahkan nyawa saudara-saudara kami tertinggal tanpa jejak yang jelas di Provinsi Timor Timur, atau yang kini telah berubah jadi Negara Timor Leste," ungkapnya.
Memang, demikian Robby Korinus, beberapa pejabat, mulai dari menlu maupun mendagri hingga gubernur selalu menjanjikan fasilitas-fasilitas perumahan, pendidikan, kesehatan dan pekerjaan.
"Tetapi yang terjadi sekarang banyak eks pengungsi Timtim masih berstatus pengungsi di Tanah Air sendiri. Tinggal di gubuk-gubuk reyot tanpa perhatian Pemerintah, dengan alasan waktu pemberian bantuan telah habis," ungkapnya.
Karena itu, Robby Dikurtis Korinus atas nama rekab-rekannya WNI asal Timtim, amat berharap atensi dan uluran tangan Pemerintah bagi perbaikan nasib yang benar-benar amat terpuruk jauh di bawah garis kemiskinan.

Razia Ponsel Siswa Tak Efektif

Pengamat pendidikan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Semarang, Muhdi, menilai, razia telepon seluler yang dilakukan terhadap para siswa untuk mengantisipasi peredaran video porno, tak efektif.
"Razia ponsel yang dilakukan terhadap para siswa hanya dilakukan di sekolah, bagaimana setelah mereka pulang sekolah," kata Muhdi yang juga Rektor IKIP PGRI Semarang itu di Semarang, Minggu.
Menurut dia, kekhawatiran pihak sekolah terhadap peredaran video porno di kalangan siswa terkadang disikapi secara spontan dengan melakukan razia, padahal hal itu justru tidak terlalu efektif.
Terlebih lagi, kata dia, kekhawatiran itu semakin besar dengan merebaknya peredaran video porno dengan pemeran mirip artis yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan masyarakat.
Ia mengatakan pihak sekolah harus menerapkan pendidikan karakter dan mental siswa secara optimal sehingga mereka tak mudah goyah ataupun tergoda dengan hal-hal negatif yang terjadi.
"Kalau karakter, kepribadian, dan mental siswa sudah disiapkan secara kuat, sekolah tidak perlu khawatir secara berlebihan dan melakukan razia-razia semacam itu," katanya.
Namun, kata dia, pendidikan karakter saat ini sepertinya kurang diperhatikan dan jarang diterapkan di sekolah-sekolah, padahal hal itu dapat membentengi siswa dari berbagai perbuatan negatif.
"Karena itu, pihak sekolah harus menanamkan pendidikan karakter terhadap seluruh siswa secara terus-menerus dan jangan sampai siswa kekurangan aktivitas setelah proses pembelajaran rutin berakhir," katanya.
Menurut dia, pihak sekolah dapat menanamkan pendidikan karakter itu ke dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler, namun sayangnya banyak sekolah yang saat ini tak lagi mengadakan kegiatan semacam itu.
"Padahal, kegiatan ekstrakurikuler sangat positif dan dapat mengisi aktivitas siswa seusai sekolah, sehingga siswa terhindar dari kegiatan-kegiatan negatif," kata Muhdi yang juga Sekretaris Umum PGRI Jateng itu.
Senada dengan itu, Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jateng, Tafsir, menilai, peredaran video porno dengan pemeran mirip artis yang belakangan marak merupakan risiko dari perkembangan teknologi.
"Perkembangan teknologi terjadi sangat cepat dan menimbulkan berbagai dampak negatif yang tidak dapat dihindari, karena itu perlu penguatan iman, akhlak, dan mental para umat," katanya.
Menurut dia, pemerintah sudah mengupayakan antisipasinya dengan pemblokiran situs yang menayangkan video porno itu, namun cara itu juga tidak terlalu efektif karena membutuhkan biaya sangat besar.
Upaya menggelar razia-razia di sekolah dan berbagai instansi sebenarnya baik, kata dia, tetapi harus dilakukan secara terus-menerus, karena itu upaya semacam itu juga menjadi tidak terlalu efektif.
"Upaya yang paling efektif adalah pembinaan dan penguatan mental, dan kuncinya ada di tangan seorang ibu yang mendidik anaknya menjadi anak tangguh yang tidak mudah goyah dengan hal-hal negatif," kata Tafsir.

Jumat, 11 Juni 2010

Batik Unik dengan Spon dan Solder

Magelang: Membatik menggunakan canting dan kain mungkin sudah biasa. Namun para pelajar di Magelang, Jawa Tengah, mereka membatik dengan media solder dan busa spon. Beragam corak hasil dari membatik dengan solder dan spon ternyata tak kalah unik dan indah. Terbukti mulai dari corak batik klasik, kontemporer, tokoh pewayangan, hingga flora dan fauna bisa dibuat dengan alat yang tak biasanya dipakai untuk membatik tersebut.
Seni membatik dengan solder dan spon dilakukan anak-anak Sekolah Menengah Pertama Negri 1 Salaman, Magelang. Ide tersebut datang dari guru Seni Rupa Musriyanto yang mengaku ingin membuat batik dengan metode berbeda. Untuk membuat batik solder sangatlah mudah. Pertama, alat yang dibutuhkan hanya busa spon dan solder. Selanjutnya, spon diberi gambar sesuai motif batik menggunakan pensil. Setelah gambar jadi, barulah diberi warna menggunakan cat akrilik. Gambar yang sudah jadi itu kemudian diberi warna ulang dengan solder.
Karena sifat spon yang mudah terbakar oleh solder, maka gambar terkesan lebih hidup. Menurut salah satu siswa Dian Adiningsih, membatik dengan solder lebih mudah ketimbang menggunakan canting. Dengan metode membatik yang baru itu, boleh jadi menambah inspirasi kita untuk mengembangkan pembuatan batik sehingga selalu dikenal masyarakat dunia.

Lippi: Jangan Katakan Kami Tua

Irene, Afrika Selatan (ANTARA/Reuters) - Pelatih Italia Marcello Lippi menolak mentah-mentah tudingan bahwa tim asuhannya itu terlalu tua, setelah latihan pertama mereka di Afrika Selatan, Rabu, yang juga diikuti gelandang gaek Mauro Camoranesi.
Lippi menuai kritik karena terlalu mengandalkan pahlawan-pahlawan Piala Dunia 2006 dan tidak banyak melibatkan pemain muda pada turnamen di Afrika Selatan, sehingga penampilan tim pada babak kualifikasi dan laga pemanasan terkesan loyo.
"Kami bukan yang tertua. Masih ada beberapa tim yang lebih tua dari kami," kata Lippi dalam jumpa pers di sebuah kampus dekat Pretoria yang akan menjadi "Casa Azzurri" atau rumah bagi tim Biru Langit selama turnamen berlangsung.
"Kami memiliki kombinasi sembilan pemain angkatan 2006 atau kurang dari 50 persen. Saya tidak pernah melihat sebuah tim Piala Dunia yang empat tahun kemudian diisi oleh 23 pemain baru. Kami mempunyai kombinasi yang tepat antara pemain muda dan pemain berkualitas."
Italia akan menghadapi Paraguay pada laga pembuka Grup F di Cae Town, Senin, sebelum bertemu Selandia Baru dan Slovakia.
Motivasi saya jauh lebih besar dari empat tahun lalu," tambah Lippi. "Saya tidak tahu kenapa. Saya merasa jauh lebih bersemangat sekarang."
Tim Italia tiba dini hari setelah melalui penerbangan selama 10 jam. Tim Azzurri ini berlatih di lapangan cricket terdekat yang berada di daerah perbukitan selatan Pretoria.
Sesi santai
Gelandang Andrea Pirlo yang dipastikan melewatkan dua laga pertama grup karena cedera betis, adalah satu-satunya anggota skuad yang tidak berlatih selama sesi ini.
Pemain sayap Camoranesi (33) yang juga salah satu anggota tim saat memenangi turnamen 2006, ambil bagian dalam latihan setelah hampir pulih dari cedera lutut yang sempat membuat khawatir pekan lalu.
Gelandang Claudio Marchisio melakukan jogging terpisah dari rekan-rekan timnya setelah ia benar-benar pulih dari cidera kaki.
"Cukup beralasan bahwa Senin depan mereka semua akan siap kecuali Pirlo," kata Lippi.
"Saya mempunyai ide yang jelas namun tidak bisa mengaplikasikannya di lapangan karena ada masalah dan cedera. Tetapi mulai besok, kecuali Pirlo, saya bisa merealisasikan apa yang ada di kepala. Saya ingin lini pertahanan yang lebih rapat yang artinya kita bisa memiliki pemain depan yang tidak harus bertahan."
Pelatih Italia tersebut juga memberi isyarat bahwa Pirlo tidak akan diganti sebelum laga pertama.
"Dia datang karena kami semua yakin bahwa mungkin pada laga ketiga ia bisa ikut. Kami akan mengatasi maslah ini," kata Lippi tanpa berharap menyebut Riccardo Montolivo sebagai pengganti Pirlo.
Sementara itu, jet-jet tempur tampak bersliweran di atas lokasi latihan tersebut. Pada saat yang sama ratusan wartawan menyaksikan ulah Lippi yang melemparkan bendera pojok layaknya melempar lembing.
"Orang bilang Italia adalah starter yang lamban, namun seberapa sering ini berhasil? Sangat sering," kata tim Italia pemenang Piala Dunia 1982, Alessandro Altobelli.

Gisca, Putri Dewi Yull-Ray Meninggal Dunia

Setelah sakit parah selama tiga bulan, putri sulung pasangan aktris dan aktor, Dewi Yull-Ray Sahetapy, Gisca Putri Agustina, menghembuskan nafas terakhir. Gisca berpulang pukul 03.30 WIB di RS Suyoto Bintaro. "Iya benar Gisca telah meninggal dunia, pukul 03.30 di rumah sakit. Saat ini janazah sedang berada di kamar jenazah. Keluarga sudah berkumpul, dan jenazah akan disemayamkan di rumah duka, Jalan Jagakarsa Raya Nomor 25," kata Noudy Sahetapy, adik kandung Ray Sahetapy saat dihubungi VIVAnews , Jumat 11 Juni 2010. Berita meninggalnya Gisca langsung menyebar di jejaring sosial. Facebook Dewi Yull banjir ucapan duka cita. Di twitter juga begitu. "IInnalillahi wainailaihi Rodjiun tlh berpulang Gisca Putri Agustina putri Ray Sahetapy-Dewi Yull jumat pkl O3.30 di RSPAD (maksudnya RS) Dr Suyoto," tulis vokalis Gigi, Armand Maulana di twitter-nya.Sehari sebelum menghambuskan nafas terakhir, Gisca (sebelumnya ditulis Giska) telah menjalani operasi untuk mengeluarkan cairan yang menumpuk di kepala dan menekan otaknya. "Penyakitnya ini meningitis, radang otak," kata Noudy Sahetapy, adik Ray Sahetapy, usai membesuk Giska, Kamis tengah malam.Usai operasi, Gisca yang sudah dikarunia seorang anak ini tak sempat sadarkan diri. Ibunda Gisca, Dewi Yull, mengalami syok atas penyakit yang diderita anaknya itu.

Kamis, 10 Juni 2010

Cut Tari Dipecat Dari Semua Program TransTV

Setelah melalui sebuah evaluasi, artis Cut Tari resmi diberhentikan dari semua program acara TransTV, termasuk acara infotainment INSERT. Tari, demikian biasa dipanggil, diduga sebagai pemeran dalam video porno yang selama ini banyak beredar, meski semua belum terbukti.
Kepala Departement Marketing Public Relations TransTV, A. Hadiansyah Lubis, kepada Jawa Pos, mengungkapkan rasa keprihatinan atas tersebarnya video tersebut. Pihaknya mengaku telah melakukan evaluasi sebelum mengambil keputusan tersebut.
"Beliau (Cut Tari, red) diistirahatkan dari program yang terkait dan juga program-program lain yang ada di bawah TransCorp," ungkap Hadi, demikian biasa dipanggil, di Jakarta, Rabu (09/06).
Hal senada juga disampaikan oleh Zudarlis Elfira selaku Produser Acara INSERT kepada Detikhot.com. Menurutnya keputusan merumahkan Cut Tari diambil setelah perundingan bersama pihak manajemen pada Rabu (09/06/2010) malam.
"Tari sudah tidak di INSERT lagi," ujar perempuan yang akrab dipanggil Vivi itu.
Keputusan itu memang tidak terlepas dari peredaran video porno yang mirip Ariel dan Cut Tari. "Itu salah satunya (gosip video porno)" tegas Vivi.

Selasa, 08 Juni 2010

Penggurunan Bertambah Parah di Amazon Brazil

Sebanyak 103,5 kilometer persegi hutan hujan hilang pada Maret dan April di wilayah Amazon Brazil, kira-kira seukuran kota Paris, demikian satu laporan baru.
Lembaga Penelitian Ruang Nasional (Inpe) mengatakan dalam satu laporan, Senin, penggurunan di Amazon Brazil meningkat sebanyak 95 persen dari tahun ke tahun selama masa itu.
Menurut Inpe, negara bagian Mato Grosso melaporkan jumlah penggurunan paling tinggi pada Maret dan April. Negara bagian tersebut kehilangan 76,4 kilometer persegi hutan hujan, atau 79 persen dari seluruh penggurunan yang terjadi.
Situasi sesungguhnya bisa jadi lebih parah lagi, karena para insinyur hanya dapat mengamati 54 persen dari seluruh hutan Amazon Brazil pada Maret dan 56 persen pada April.
Bagian lain wilayah tersebut tertutup awan akibat musim hujan.

Akhirnya, Surya Keluar dari Israel


Seorang relawan asal Indonesia, Surya Fachrizal dari Sahabat Al Aqsa, berhasil dikeluarkan dari Israel ke Amman, Minggu (6/6/2010) atas kerja sama Kedutaan Besar RI di Amman, Jordania dengan pemerintah Jordania.
Sebelumnya, Surya, yang menderita luka tembak akibat serangan pasukan komando Israel terhadap konvoi kapal kebebasan, dirawat di RS Rambam, Haifa City, Israel, sejak 31 Mei kemarin. "Surya sukses menjalankan operasi untuk pengeluaran peluru di RS Rambam, Haifa City, Israel," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada Kompas.com di Jakarta, Minggu.
Selanjutnya, ia menambahkah, Surya akan dirawat di Royal Medical Services (King Hussein Medical Center), Amman, dengan pendampingan penuh KBRI Amman dan dua orang relawan Sahabat Al Aqsa lainnya, Dzikrullah Wisnu Pramudya dan Santi Soekanto.
Saat ini, selain tiga orang relawan Sahabat Al Aqsa, ada empat orang relawan asal Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang masih berada di Amman. Mereka adalah Nur Fitri Moeslim Taher, Arief Rachman, Abdillah Onim, Nur Ikhwan Abadi.
Mereka semua kini ditampung di wisma KBRI di Amman. Sementara itu, Empat orang relawan Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (Kispa) yang turut serta dalam konvoi kapal kemanusiaan Mavi Marmara yaitu H. Ferry Nur, Muhendri Muchtar, Hardjito Warno, Okvianto Baharuddin, serta satu orang jurnalis TVOne, Muhammad Yasin, dijadwalkan tiba kembali di Jakarta melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta, Senin

Senin, 07 Juni 2010

McDonald's Tarik 12 Juta Gelas Shrek

Los Angeles - Restoran cepat saji, McDonald's menarik 12 Juta gelas minum yang mempromosikan film Shrek terbaru mulai hari ini, Jumat (4/6). Gelas itu ditarik karena cat untuk menggambar figur dalam film Shrek di gelas tersebut mengandung logam beracun, cadmium.  
Logam beracun Cadmium itu terkandung dalam cat bisa meresap masuk ke tangan anak lalu masuk dapat dengan sangat mudah masuk ke tubuh apalagi bila anak tidak mencuci tangannya. Cadmium dapat merusak hati, ginjal, paru-paru, sistem syaraf dan otak.
Gelas berukuran 454 gram dijual dengan harga US$ 2. Gelas tersebut tersedia dalam empat desain yang menggambarkan karakter utama dalam film animasi, Shrek.
Juru bicara McDonald's Amerika Serikat, Bill Whitman menyatakan pihaknya tetap yakin bahwa gelas tersebut tidak berbahaya. »Namun, untuk memastikan pelanggan menerima produk yang aman dari kami, maka kami membuat keputusan untuk menghentikan penjualan dan menarik gelas ini,” ujarnya.

Empat Petani Bergulat dengan Buaya Ganas

Mamuju: Empat petani bergulat mengalahkan seekor buaya selama delapan jam di Mamuju, Sulawesi Barat. Mereka resah karena selama ini buaya sepanjang enam meter lebih itu selalu menguras isi tambak petani seperti udang dan ikan bandeng.
Ratusan warga Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, memenuhi lokasi pertempuran yang tak jauh dari permukiman. Para penonton yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak ini baru berani mendekat setelah hewan reptil raksasa berdiameter 95 sentimeter itu diikat.
Kejadian ini bermula ketika Asseng, petani setempat, mencurigai adanya pencuri di lokasi tambak. Pada malam hari, ia pun mengintai kawasan tersebut dengan seksama. Namun ia kaget setengah mati saat menemukan bahwa seekor buaya ganas adalah sang pencuri selama ini.
Tidak ada warga yang terluka dalam insiden ini. Buaya besar yang berasal dari Sungai Bambu itu diduga kekurangan makanan sehingga turun ke permukiman. Hingga Senin (7/6), petugas balai penangkaran setempat belum melakukan peninjauan.

Minggu, 06 Juni 2010

Seorang Nelayan Tewas Terjerat Jaring Sendiri

Muhammad Ali (45), nelayan di Tanjung Smalantanakan, Pamukan Selatan, Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu sore kemarin, tewas akibat kakinya terjerat oleh jaring yang dipasangnya sendiri.
"Dugaan sementara, Ali tenggelam akibat kakinya terjerat jaring `gondrong` miliknya sendiri," kata Kepala Desa Tanjung Smalantakan, H Masiara Amin, kepada ANTARA di Kotabaru, Minggu.
Peristiwa yang merenggut jiwa suami Hasnawati itu, kata dia, diperkirakan terjadi sekitar Santu, pukul 17.30 Wita di perairan Teluk Pamukan.
Bapak dari empat orang anak itu baru dapat dievakuasi nelayan ke rumah korban di Tanjung Smalantakan, dari Teluk Pamukan, Sabtu sekitar pukul 20.30 Wita.
Masiara menjelaskan, ditemukannya jenazah korban itu bermula, saat Iyus, seorang nelayan yang juga tetangga korban mencurigai perahu milik Muhammad Ali tidak bergerak sejak sore hari.
"Setelah didekati ternyata Ali tidak ada di dalam perahu," ujarnya.
Merasa penasaran, Iyus memanggil kakak ipar Ali, yakni, Abdul Rauf yang juga sedang menangkap ikan di sekitar lokasi itu.
Kedua orang tersebut akhirnya mencoba menarik jaring Ali.
"Ternyata, Ali tenggelam dan tidak bernyawa dengan kakinya terjerat jaringnya sendiri," ungkap Masiara.
Warga menduga, sebelum kejadian jaring yang telah habis dipasang Ali itu kembali diulur, karena ia ingin mengetahui apakah jaringnya itu ada ikan atau tidak.
"Sekitar 30 meter jaring yang diulur itu terlihat ada ikan dan udangnya, kemungkinan Ali kembali melepas jaringnya ke laut," terangnya.
Mungkin tidak disadarinya juga, bahwa kakinya menginjak sebagian tali jaring, ketika jaring yang ujungnya telah diberi beban batu besar itu diturunkan ke laut, Ali terseret dan tidak dapat menyelamatkan diri saat tercebur ke dalam laut.
"Ali yang tidak bisa berenang itu akhirnya meninggal karena tidak tertolong," papar Kades.
Masiara mengungkapkan, beberapa pekan ini hampir sebagian besar nelayan Tanjung Smalantakan berkeja keras untuk menangkap ikan, namun demikian, mereka menangkap ikan masih dalam satu lokasi yang berdekatan.
Mereka telah menganggur akibat gelombang besar, sehingga saat asyik menangkap ikan mereka tidak sempat memperhatikan satu dengan yang lainnya.
Dari sekitar 2.000 jiwa penduduk Tanjung Smalantakan lebih dari 90 persen adalah pelaut tradisional yang mengandalkan penghasilan dari menangkap ikan dan udang.
Staf Kecamatan Pamukan Selatan, Sugeng, mengatakan, nelayan baru saja beraktifitas kembali setelah libur mengikuti Pemilu kada 2 Juni lalu untuk memilih bupati dan wakil bupati, serta gubernur dan wakil gubernur.
"Baru saja beraktifitas, malah ada musibah," terangnya.
Secara terpisah, petugas Unit Gawat darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru, Dwi Nurhayati, menambahkan, hari itu juga menerima pasien dari seorang nelayan yang lehernya terjerat kain sarung yang tersangkut `roda gila` mesin.
"Kata keluarganya, peristiwa itu bermula ketika korban yang mengenakan kain sarung di leher itu menghidupi mesin kapalnya untuk dipanasi," katanya.
Namun beruntung jiwa nelayan itu masih selamat, korban dapat melepaskan diri dari jeratan kain sarung yang terputar oleh roda gila itu.

Sabtu, 05 Juni 2010

Walhi: Moratorium Dua Tahun Tidak Cukup

Organisasi masyarakat peduli lingkungan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menegaskan moratorium selama dua tahun yang menjadi komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak cukup untuk memperbaiki kerusakan hutan Indonesia.
"Tidak cukup kalau hanya dua tahun moratorium. Keberhasilan moratorium bukan diukur dengan waktu," kata Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Berry N Furqon, di Jakarta, Sabtu.
Ia mengatakan konsep Walhi untuk memperbaiki kerusakan hutan lebih melihat pada indikator dan kriteria yang diselesaikan. "Tidak bisa kalau patokannya waktu".
Selain itu, ia mengatakan penyelamatan hutan juga tidak boleh berpatokan pada dana bantuan, tetapi menjadi kesadaran pemerintah bahwa hal tersebut merupakan tugas pemerintah. Pembenahan regulasi, manajemen kehutanan, reformasi hukum, reformasi agraria, menurut Berry, harus dilakukan.
"Termasuk juga pemerintah harus tegas dalam masalah pasok kayu pada industri, semua harus dilaksanakan secara lestari," lanjutnya.
Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa Walhi menyambut baik komitmen Presiden untuk melakukan moratorium. Dan organisasi pecinta lingkungan hidup ini siap menagih komitmen Presiden tersebut.
Sebelumnya Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah tidak akan menggunakan lahan gambut dan hutan alam primer namun tetap memperhatikan pengembangan sektor pangan seperti penggunaan lahan pertanian dan perkebunan terutama lahan-lahan terdegradasi selama berlakunya moratorium.
Ia juga mengatakan bahwa terdapat tujuh juta hektar lahan diluar kawasan hutan yang masih dapat digunakan untuk pengembangan perkebunan dan pertanian, sehingga sama sekali tidak mengancam atau mengganggu ketahanan pangan.
Komitmen moratorium disampaikan Presiden Yudhoyono dalam konfrensi pers bersama dengan Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg sehari sebelum dimulainya Konferensi Iklim dan Hutan Norwegia di Oslo.
Pada kesempatan itu Pemerintah Indonesia dan Norwegia menyepakati kerjasama di bidang konservasi hutan senilai satu miliar dolar AS sebagai upaya untuk mengurangi karbon yang dinilai mempengaruhi perubahan iklim.

Chace Crawford Tertangkap Bawa Ganja

Aktor pemeran karakter Nate Archibald di serial Gossip Girl, Chace Crawford, tertangkap membawa ganja, Jumat pagi di Plano, Texas. Menurut Us Magazine, aktor berusia 24 tahun itu ditahan lepas tengah malam, dari sebuah Nissan yang parker di depan Ringo’s Pub. Ia kedapatan membawa kurang dari dua ons ganja.

Menurut TMZ, aktor asli Texas yang kini tinggal di New York itu sedang bersama seorang teman saat mereka menyalakan linting ganja. Tetapi, Crawford sudah keluar dari tahanan di atas jam 1 malam setelah membayar jaminan. Juru bicara Crawford belum memberi komentar apa-apa. Tetapi foto Crawford dengan baju tahanan warna oranye sudah menghiasi jagat maya.

“Dia tidak ditahan,” kata seorang petugas polisi Plano pada E! News. “Dia sudah membayar jaminan.” Hukuman maksimal untuk kepemilikan ganja adalah penjara 180 hari dan denda $2,000.

Ironisnya, Crawford rencananya akan bermain sebagai seorang pengedar obat bernama White Mike dalam film Twelve yang akan rilis 2 Juli nanti di Amerika Serikat.

Satgas: Suap Bakrie Harus Diusut

Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Deny Indrayana mengatakan, pernyataan tersangka kasus korupsi  Gayus Tambunan soal suap yang diterimanya dari sejumlah perusahaan Grup Bakrie harus ditindaklanjuti penyelidik Polri.
"Informasi itu sepihak dari Gayus dan harus diverifikasi. Tetapi saya yakin penyidik kepolisian yang dipimpin Mathius Salempang (Ketua Tim Penyidik Mabes Polri Irjen Mathius Salempang) akan melakukannya," kata Deny di Jakarta, Jumat (4/6/2010).
Menurut Denny, tim penyidik Polri harus mencari apakah informasi yang diungkap Gayus sesuai dengan fakta atau tidak. "Biar proses hukum yang harus membuktikan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, tiga perusahaan Grup Bakrie diduga menyetor tujuh juta dolar AS atau sekitar Rp 65 miliar untuk "membereskan" persoalan pajak mereka.
Dana itu dialirkan melalui Gayus H. Tambunan, tersangka korupsi dan pencucian uang. Kemudian, duit itu mengalir ke sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Pajak, di antaranya MPM.
Keterangan itu diberikan Gayus kepada penyidik kepolisian yang memeriksanya sepanjang April lalu. Gayus menyebutkan tiga perusahaan itu adalah PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Bumi Resources, dan PT Arutmin.

Keluarga dan Kerabat Doakan Hasan Tiro

Aceh Besar: Doa bersama untuk mendiang Teungku Muhammad Hasan di Tiro alias Hasan Tiro masih berlangsung hingga Jumat (4/6) malam. Acara digelar di tiga tempat. Pertama, makam Hasan Tiro di Meureu, Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam. Serta, rumah keluarga almarhum deklarator Gerakan Aceh Merdeka tersebut dan kediaman Ketua DPRD Aceh. Di sela-sela doa bersama, pihak keluarga menyatakan anak dan istri Hasan Tiro yang berada di Amerika Serikat, tidak bisa ke Indonesia. Menurut keluarga, anak Hasan Tiro yang bernama Karim harus mengurus ibunya yang sudah mulai uzur. Di AS, Karim menjadi dosen di sebuah universitas di Ohio.(

Pendukung Palestina Datangi Kedubes Mesir

akarta: Simpatisan dan pendukung kemerdekaan Palestina mendatangi Kedutaan Besar Mesir di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat (4/6). Mereka mendesak Mesir segera membuka akses masuk ke Palestina agar bantuan buat warga Gaza bisa segera disalurkan [baca: Mesir Buka Perbatasan Gaza].
Dalam aksinya, pengunjuk rasa yang tergabung dalam Komunitas Voice of Palestina terlebih dahulu melakukan long march. Mereka berjalan kaki dari Bundaran Hotel Indonesia sampai ke Kedubes Mesir.
Selain mendesak Mesir, mereka juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa memberi sanksi kepada Israel. Bahkan, jika perlu PBB membentuk tim pencari fakta kasus penyerangan di Kapal Mavi Marmara, beberapa hari silam [baca: PBB Akan Kirim Misi Pencari Fakta]

Cilacap Dua Kali Diguncang Gempa Bumi

Gempa berkekuatan 5,2 Skala Richter, Jumat malam, dua kali mengguncang Cilacap, Jawa Tengah.
Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banjarnegara, Ahmad Lani, saat dihubungi ANTARA dari Cilacap, mengatakan bahwa gempa tersebut terjadi pukul 22.12:40 WIB dan pukul 22.32:07 WIB.
"Kekuatan gempa sama, yakni 5,2 SR. Gempa pertama berlokasi di 9,72 lintang selatan hingga 108,08 bujur timur atau 244 kilometer barat daya Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer," katanya.
Sedangkan gempa kedua, kata dia, berlokasi di 9,77 lintang selatan hingga 108,06 bujur timur atau 250 kilometer barat daya Cilacap dengan kedalaman 15 kilometer.
Menurut dia, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Sementara itu, petugas piket Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tarno saat dihubungi ANTARA mengatakan, pihaknya tidak menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa tersebut.
"Kami juga tidak menerima laporan adanya warga yang merasakan guncangan gempa," katanya.

Rahasia Mengembangkan Kepribadian


Banyak orang prihatin mengenai perkembangan orang muda saat ini. Mereka lebih lambat dewasa. Bandingkan dengan masa-masa menjelang dan setelah Indonesia merdeka, orang-orang muda yang mengambil tanggung jawab mendirikan bangsa dan negara ini.
Bung Karno dan Bung Tomo merupakan contoh bagaimana orang muda pada waktu itu telah mampu keluar dari perhatian terhadap diri sendiri. Mereka memberikan perhatian kepada hal yang besar, berupa kehidupan yang lebih luas tanpa tanggung-tanggung: bangsa dan negara Indonesia yang sangat besar!
Kondisi pada waktu itu memang menciptakan peluang tersebut. Orang muda mendapat tantangan bertindak. Di dalam keluarga pun terdapat tradisi pendidikan yang sangat menekankan tanggung jawab sedini mungkin, dengan menerapkan sistem ganjaran dan hukuman (reward dan punishment) yang konsisten.
Hampir tiap keluarga menerapkan pembagian tugas kepada semua anak untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga maupun tugas lain membantu orangtua.
Pentingnya Tanggung Jawab dan Disiplin Dengan praktik-praktik orangtua pada masa lalu tersebut, entah disadari atau tidak, sebenarnya orangtua telah melatih anak untuk memiliki perhatian serta tanggung jawab terhadap kehidupan bersama, dan mengembangkan disiplin.
Selain melalui tugas rumah tangga, anak-anak juga mengalami pendisiplinan melalui aturan-aturan jam tidur siang, jam belajar bersama, jam bermain, dan sebagainya. Tampak bahwa pemberian tanggung jawab dan pendisiplinan sejak dini berperan sangat penting dalam mendorong pendewasaan seorang anak.
Keadaan saat ini sungguh berbeda. Anak sering tetap diperlakukan sebagai bocah hingga mereka remaja, tanpa menerima kewajiban yang memungkinkan mereka memberikan perhatian terhadap lingkungan. Kewajiban yang diberikan sebatas belajar dan menghasilkan nilai rapot yang memuaskan bagi orangtua.
Akibatnya, banyak anak tetap bergantung pada orangtua hingga lulus sarjana. Padahal, tanpa pengalaman tanggung jawab dan disiplin, kemampuan mengatasi masalah kurang berkembang. Mereka juga kurang memiliki daya juang. Terutama bila tidak punya prestasi atau keterampilan tertentu, mereka cenderung mengalami krisis harga diri.
Alih-alih memikirkan tanggung jawab akan dunia sekelilingnya, mereka justru sibuk mengatasi dirinya sendiri yang tidak bahagia. Sebagian bahkan menggunakan cara-cara tidak sehat untuk mengatasinya (seperti menggunakan obat terlarang) di samping memboroskan waktu untuk mencari pemuasan diri sesaat.
Manfaat Berorganisasi Mengapa terjadi perubahan pola pendidikan orangtua dalam kultur kita? Perubahan tersebut nampaknya tidak lepas dari perkembangan masyarakat yang semakin komplek, sehingga menggeser orientasi-orientasi dalam hidup.
Perubahan kurikulum pendidikan formal yang cenderung membebani anak dan orangtua, ikut mendorong orangtua untuk membebaskan anak dari tugas-tugas lain selain sekolah atau mencapai prestasi lain. Membiasakan anak selalu dilayani oleh pembantu rumah tangga merupakan faktor yang lain.
Lalu, langkah apa yang dapat ditempuh untuk mengembangkan kepribadian anak-anak muda kita? Menanamkan nilai-nilai tanggung jawab dan disiplin merupakan keharusan. Mendorong aktif dalam organisasi yang memiliki program terstruktur seperti OSIS, sanggar seni, lembaga pengabdian, merupakan langkah lain.
Sebuah penelitian mengenai manfaat organisasi pemuda di Amerika memberikan gambaran yang menarik mengenai apa saja perkembangan yang dialami oleh para anggota organisasi yang diteliti.
Larson dkk (2004), melakukan observasi dan wawancara terhadap para anggota dan pimpinan tiga organisasi yang berbeda basis kegiatan (pendidikan, seni, dan kemasyarakatan), masing-masing 3-4 bulan. Melalui hasil penelitian ini kita dapat melihat manfaatnya bagi perkembangan kepribadian anggotanya.
1. Mengembangkan inisiatif Temuan Larson dkk pada tiga program yang diteliti, sesuai dengan beberapa hasil penelitian sebelumnya, menunjukkan bahwa keterampilan inisiatif para anggota tumbuh melalui tantangan yang mereka hadapai dalam mencapai suatu tujuan. Pada mulanya para anggota ”sekadar melakukan”, tetapi setelah beberapa minggu kemudian mereka mulai tampak mengembangkan strategi untuk menghadapi suatu tantangan (tugas), dan lebih memobilisasi waktu dan usaha. Beberapa hal yang dipelajari sebagai hal yang menghasilkan kesuksesan program adalah: (a) memulai secara lebih awal; (b) mengelola waktu; (c) bekerja keras.
Beberapa anggota tampak menunjukkan peningkatan dalam strategi berpikir. Mereka menemukan pencerahan (insight) dalam hal memecahkan masalah, mengorganisasi langkah-langkah pekerjaan, dsb, agar penyelesaian tugas dapat lebih efektif. Sebagian anggota malah dapat mentransfer peningkatan kemampuan inisiatifnya ke dalam sisi lain kehidupannya, yaitu dalam perencanaan karier.
2.    Transformasi dalam motivasi Dengan adanya perkembangan keterampilan inisiatif, motivasi para anggota juga berubah. Larson dkk menemukan, dalam tiga organisasi yang diteliti banyak anggota yang awalnya bergabung dengan alasan ekstrinsik: untuk memuaskan orangtua, mengisi waktu luang bersama teman sebaya, menjadi prasyarat lulus sekolah, atau karena ada honor. Namun, sebagian besar kemudian menunjukkan perubahan.
Motivasi mereka menjadi lebih intrinsik (adanya minat pribadi terhadap program), dengan alasan dapat terlibat dalam aktivitas-aktivitas yang baru, segar, dan menarik secara pribadi.
3.    Memperoleh modal sosial Perkembangan remaja, selain berupa perkembangan karakter dan penguasaan keterampilan baru, juga perkembangan dalam pembentukan relasi pribadi, termasuk relasi dengan orang dewasa. Untuk itu, orang muda butuh relasi dengan orang dewasa yang dapat memberi modal sosial, yakni yang memberi informasi dan sumber daya yang menghubungkan mereka dengan dunia orang dewasa.
Modal sosial selain baik untuk individu juga baik untuk komunitas karena adanya pertukaran pengetahuan, sumber daya, dan kepercayaan, sehingga membentuk keadaan masyarakat yang sehat. Keterlibatan dalam program-program kepemudaan merupakan kesempatan untuk membangun modal sosial dan berkembang menjadi orang-orang dewasa yang berkeahlian tinggi.
Dari penelitian Larson dkk ditemukan bahwa para anggota dari tiga organisasi yang diteliti memanfaatkan relasinya dengan orang-orang dewasa dalam komunitas yang ada untuk keperluan pendidikan dan perencanaan karier mereka.
Banyak anggota mengaku telah belajar dari para orang dewasa mengenai pilihan pendidikan dan karier di masa mendatang. Dalam relasinya dengan orang-orang dewasa sepanjang kegiatan yang dilaksanakan, mereka dapat menemukan secara nyata bagaimana orang dewasa mengelola tantangan hidup, dan mereka ikut mengembangkan keahlian untuk menghadapi tantangan.
4.    Menjembatani perbedaan Bentuk lain modal sosial/interpersonal diperoleh melalui teman-teman sebaya, yakni dengan mengembangkan hubungan dan pemahaman terhadap berbagai aspek perbedaan manusia (etnis, agama, gender, status sosial-ekonomi, tujuan, dsb). Hasil penelitian Larson dkk menunjukkan melalui program-program pada tiga organisasi yang diteliti, para anggota mengalami perkembangan kompetensi untuk memahami dan menghargai keanekaragaman manusia.
Data yang diperoleh menunjukkan bahwa para anggota belajar menjembatani perbedaan melalui proses tiga tahap: a.    Pertama, mengalami interaksi dengan orang-orang muda lain yang berbeda dengan dirinya dalam berbagai hal. Melalui interaksi ini mereka mengalami hubungan yang bermakna dengan teman berbeda etnis dan sebagainya serta membangun rasa saling percaya. b.    Kedua, melalui interaksi tersebut mereka belajar tentang orang lain dan mulai melihat orang lain secara lebih utuh. Dengan bersama-sama mengerjakan apa yang menjadi program dalam kelompok-kelompok kecil, mereka menjadi saling bergantung dan akrab satu sama lain. c.    Ketiga, mereka mengalami perubahan dalam berpikir yang memengaruhi bagaimana interaksinya dengan anggota kelompok-kelompok lain. Berdasarkan pengalaman berinteraksi secara akrab dengan orang lain di dalam kelompok, selanjutnya dalam interaksi dengan kelompok lain mereka telah mampu untuk menghargai perbedaan-perbedaan, sehingga dalam interaksi tidak terjadi pembedaan antarkelompok.
Namun, dalam kenyataan pencapaian tahap ketiga ini tidak berlangsung mudah. Bila sungguh-sungguh dihadapkan dengan perbedaan antarkelompok, kadang terjadi pertahanan diri, penolakan, atau pengabaian masalah yang dihadapi. Dalam situasi seperti ini orang dewasa yang menjadi pendamping program bekerja keras menciptakan kondisi positif bagi interaksi antarkelompok. Antara lain dengan memberikan status yang sama, membangun kerja sama, kontak individu antarkelompok, dan adanya dukungan dari orang-orang dewasa (pendamping) dalam berbagi seting kegiatan.
5.    Menemukan tanggung jawab baru Tanggung jawab merupakan kualitas yang diharapkan dimiliki orang yang berkembang menuju kedewasaan. Hasil penelitian Larson dkk menunjukkan, banyak anggota mengakui adanya proses menjadi lebih bertanggung jawab dalam perasaan maupun dalam bertindak, sepanjang keikutsertaannya dalam program.